Ketenangan Hati Dan Jiwa

0

Terkadang ketenangan hati buklanlah dari harta yang kita miliki, namun harta yang kita miliki bisa membuat kita imsonia karena memikirkan harta kita sendiri. hidup sibuk memikirkan harta yang banyak, mobil mewah, apartemen cantik, duit banyak tapi tak bisa tidur. itu menunjukkan mereka tidak memiliki ketengan jiwa. lalu dimana letaknya ketenangan?, ketenangan Allah lah yang menitipkan di dalam hati kita. ketengan itu terletak dalam hati orang yang beriman, iman harus disirami dengan ilmu, ilmu orang-orang yang berkumpul dirumah Allah sehingga turun ketenangan, turun rahmat kasih sayang Allah, di kelilingi para malaikat. orang yang beriman tidak akan mengalami imsonia karena jiwanya tenang, tidak memikirkan dunia, tidak ada yang menenangkan jiwa selain dari majelis zikir, majelis ilmu. betapa meruginya ayam – ayam mati dilumbung padi, benih tidak disiram mati, benih yang disiram dengan majelis ilmu tumbuh namun belum berbuah.

Maka paksakan diri sholat tahajut, paksakan diri sholat witir, sebelum tidur kita berwudhu dulu, paksakan diri sholat qobliyah, paksakan diri sholat duha, barulah batang yang subur tadi berbuah ketenangan, maka ilmu yang kita dapatkan berbuah amal yang menenangkan jiwa maka kita harus mengamalkan ilmu dari majeles ilmu tersebut.

Jika ingin jiwa kita tenang jahui mengejar kehidupan dunia, berbuat maksiat dan terbawa kehidupan dunia sehingga terasa capek, lelah, sehingga jiwa kita menjadi tidak tenang. yang membuat diri tidak tenang ketika kita berdusta, berbuat salah atau maksiat semua itu membuat hati kecil kita tidak tenang, hati kita bergejolak. kadang terlalu banyak mengejar dunia juga menimbulkan kecapekan, kegelisahan, sehingga jiwa nya merasa lelah, ataupun berontak. Betapa banyak orang pintar yang jiwanya tidak tenang karena rohnya tidak diberi nutrisi, kalau fisik kita selalu isi dengan nutrisi, tapi lupa memberi nutrisi kepada jiwa nah disinilah jiwa kita tidak akan merasa tenang, maka seimbangkanlah nutrisi fisik dengan nutrisi jiwa.

Bersihkan pikiran dari negative thinking, over thinking, Dirty Minded, pikiran apapun yang terkait dengan kondisi emosional yang tidak menyenangkan seperti marah, depresi cemas, pemikiran yang juga berlebih-lebihan, misalnya dikritik sedikit saja sudah tidak tenang hidupnya, yang menimbulkan stress padahal kenyataannya tidak separah itu, atau berpikiran yang tidak baik-baik, sehingga juga membuat jiwa gelisah, tidak tenang, jadi tidak merasakan kenikmatan hidup. ketenangan jiwa sangat lah penting untuk hidup tenang, maka perbanyaklah datang ke majelis ilmu, dzikir, dan jadikan Al-Quran sebagai penuntun jalan menuju jiwa-jiwa yang tenang.

“AiAurora”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *